Sebenarnya tidaklah terlalu sulit jika menentukan yang ideal untuk kita. Cukup pilih yang bisa menetralisir keadaan, mengembangkan potensi, menyimpulkan solusi, menerima pendapat, dan lain-lain yang penting hal-hal yang positif untuk berkembangnya sebuah negara.
Yang menjadi masalah adalah apakah ada orang yang seperti itu? Pasti sosok tersebut akan menjadi seorang yang mampu mengubah negara ini menjadi lebih baik. Ternyata tidak perlu semua hal yang selalu diumbar-umbar ketika para calon presiden berkampanye. Karena rakyat tidak butuh itu semua, mereka butuh pemimpin yang ikhlas dan sabar. Kenapa saya mengangkat ikhlas? Karena apabila seorang presiden menjalankan tugasnya dengan tidak ikhlas maka tidak akan adanya ingin diberi pamrih. Lalu apa hubungannya dengan sabar? Bila seorang pemimpin memimpin dengan sabar maka semua aspirasi yang ada akan ia serap dan apabila akan mengambil langkah ia akan berhati-hati.
Cukup sekian sosok presiden yang ideal dari saya semoga banyak juga yang setuju sehingga kita semua lebih berhati-hati dalam memilih pemimpin negara kita. Amin.
